Memilih Cat Rumah Minimalis

Ada masalah pada bagian tembok rumah Anda? Apakah warna catnya sudah pudar? Atau ada keretakan pada tembok rumah Anda? Bahkan mungkin ada beberapa masalah lain pada tembok Anda, itu adalah tanda bahwa tembok rumah Anda perlu dilakukan pengecatan ulang. Tembok rumah tentu akan menjadi perhatian bagi orang-orang. Terutama bagi para tamu yang mengunjungi rumah Anda. Jangan sampai hanya karena kondisi tembok rumah Anda yang sudah tidak seindah dulu lagi, rumah Anda malah terkesan sangat kusam, suram dan tidak terurus.

Jangan sampai hal tersebut terjadi. Karena itu, Anda harus segera merencanakan untuk melakukan pengecatan ulang. Setelah dilakukan pengecatan ulang, tentu rumah Anda akan memberikan suasana dan kesan yang baru. Rumah Anda akan tampak lebih indah dan rapi. Tapi Anda juga perlu tahu beberapa hal sebelum mulai melakukan pengecatan ulang di rumah. Terutama jika Anda ingin menggunakan warna cat rumah minimalis untuk rumah Anda yang pada saat ini masih menjadi favorit bagi banyak orang.

  1. Warna khas

Ada beberapa warna yang menjadi palet warna yang khas bagi rumah dengan gaya minimalis. Biasanya rumah bergaya minimalis ini sering menggunakan warna yang netral dan berwarna cerah. Seperti warna putih, abu-abu atau hitam. Tentunya tidak terbatas pada warna-warna tersebut saja. Jika Anda ingin menggunakan warna yang lebih cerah, gunakan warna yang lebih muda. Misalnya jika menginginkan cat tembok untuk rumah Anda yang berwarna pink, jangan gunakan warna pink yang terlalu gelap atau terang. Cobalah gunakan warna pastel.

  1. Campurkan Warna

Anda juga bisa menggunakan campuran warna netral tersebut pada warna lainnya. Misalnya menggunakan cat berwarna biru muda yang dicampur dengan warna hitam akan menghasilkan warna biru yang cenderung lebih gelap. Anda bisa mengatur berapa banyak warna netral tersebut yang akan dicampurkan, sehingga shade yang dihasilkan juga bisa berbeda-beda. Dimulai dari yang paling terang sampai yang paling gelap. Begitu pula jika Anda campurkan dengan warna putih. Semakin banyak warna putih yang dicampurkan, maka akan semakin terang warna tersebut. Tingkatan shade hasil campuran tersebut bisa Anda gunakan di ruangan yang berbeda-beda. Jadi, meskipun hanya ada satu warna cat tembok di rumah, tidak akan menjadi membosankan. Anda juga bisa sekaligus melakukan penghematan, karena hanya memerlukan dua warna yang berbeda dan bisa menghasilkan warna yang lebih banyak.

  1. Hal Baru

Ada beberapa hal yang bisa Anda coba kreasikan saat mengecat rumah Anda. Terutama jika Anda adalah orang yang senang untuk mencoba hal-hal baru. Karena tentu ini akan membawa dampak yang cukup besar ke dalam rumah. Dengan adanya kreasi tersebut, suasanya rumah akan menjadi sangat berbeda.

Salah satu hal yang bisa Anda coba lakukan adalah mencoba pengecatan dengan teknik ombre. Caranya cukup mudah, dengan campuran warna yang sudah dijelaskan di poin sebelumnya, cat tembok Anda dari warna yang paling tua sampai ke warna paling muda. Lalu gunakan spons basah untuk menghilangkan batas antar warna tersebut. Tara! Jadilah tembok dengan warna ombre!

Cara kedua adalah dengan membuat bentuk-bentuk geometri sederhana di tembok yang sudah dicat. Anda tidak perlu melakukan pengecatan ulang untuk warna dasar ini, karena tidak akan terlalu terlihat bedanya. Gunakan solatip yang terbuat dari kertas agar mudah dilepaskan nantinya dan tidak meninggalkan bekas di tembok. Lalu mulailah mengecat satu bentuk segitiga ke bentuk segitiga lainnya. Kombinasikan warna-warna dalam bentuk geometri tersebut.

 

 

Leave a Reply